Tiga Dosa Besar

Peringatan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dari Tiga Dosa Besar

Pada suatu hari, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sedang duduk bermajelis bersama para shahabatnya dan memberikan pelajaran kepada mereka. Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam kemudian mengatakan:

أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ ؟

“Perhatikanlah (wahai para shahabat), maukah aku tunjukkan kepada kalian dosa-dosa yang paling besar?” Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakannya tiga kali. Kemudian para shahabat mengatakan: “Tentu wahai Rasulullah.” Baca entri selengkapnya »

Tamu Allah Dalam Masjid

Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam sangat mementingkan shalat sebagai rukun Islam yang ke dua untuk didirikan sebagai bukti penghambaan (ubudiyah) umat Islam kepada Allah Subhanahu wa ta’ala . Oleh karena itu Rasulullah Shallallaahu  ‘Alaihi  wa  Sallam memerintahkan untuk membangun masjid dan tempat adzan untuk melaksanakan ibadah shalat. Baca entri selengkapnya »

AWAS!! Bencana Namimah!!

Termasuk penyimpangan lidah yang sangat besar bahayanya adalah namimah, yaitu menyampaikan berita di antara dua orang dengan maksud merusak hubungan keduanya serta untuk menimbulkan permusuhan dan kebencian. Perbuatan yang merusak ini terkadang dilakukan antara dua orang kawan, suami istri, dua orang saudara, dua keluarga, dua suku, dua negara, atau antar dua kelompok yang sudah menjalin perdamaian dan kasih sayang di antara keduanya. Baca entri selengkapnya »

AWAS!! Terperosok ke dalam Ghibah

Ghibah adalah di antara sekian bentuk penyelewengan lidah yang sangat besar bahayanya – semoga Allah menyelamatkan kita daripadanya. Semoga peringatan ini bisa menolong kita untuk menghindarinya, dan kita mampu menghiasi lidah dengan dzikir kepada-Nya serta menyibukkan diri dengan aib diri kita sendiri daripada aib orang lain, juga mengajak manusia untuk berbuat demikian. Baca entri selengkapnya »

AWAS!! Bahaya Lidah.

Lidah termasuk nikmat Allah Subhanahu wa ta’ala yang sangat besar bagi manusia. Kebaikan yang diucapkannya melahirkan manfaat yang luas, tapi juga kejelekan yang dikatakannya membuahkan ekor keburukan yang panjang. Barangsiapa yang mengumbar lidahnya dan melepaskan kekang yang mengendalikannya, maka syaitan akan masuk untuk memanfaatkannya, sehingga dia akan terperosok ke dalam jurang curam yang berbahaya.

Siapapun tidak akan selamat dari kejahatan lidah, Baca entri selengkapnya »

AWAS!! Lidah Tergelincir ke dalam Dusta

Berdusta termasuk salah satu penyelewengan lidah. Ia merupakan penyakit jiwa, bila tidak segera diobati, maka pelakunya akan terjerumus ke dalam neraka, tempat menetap yang paling buruk.

Bila kejujuran merupakan syi’ar orang-orang beriman, maka dusta adalah termasuk tanda-tanda orang munafik. Allah Subhanahu wa ta’ala. berfirman:

اِذَا جَءَكَ الْمُنَافِقُوْنَ قَالُوا نَثْهَدُ اِنَّاكَ لَرَسُولُ اللَّهِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ اِنَّكَ لَرَسُلُهُ وَاللَّهُ يَثْهَدُ اِنَّ الْمُنَفِقِيْنَ لَكَذِبُونَ

Bila datang kepadamu orang-orang munafik, mereka berkata, ‘Kami bersaksi bahwa engkau adalah Rasulullah.’ Sedang Allah mengetahui bahwa engkau adalah Rasulullah. Dan Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu adalah pendusta”. (QS. Munafiqun:1). Baca entri selengkapnya »

Al-Basmalah

Di dalam Al-Qur’an, ada satu ayat yang tidak boleh orang lupa mengucapkannya pada setiap saat. Terutama sebelum melakukan suatu pekerjaan atau perbuatan baik. Sebab surat-surat yang mulia dalam Al-Qur’an diawali dengan ayat ini. Demikian pula nama Allah adalah nama yang pertama yang disebutkan dalam Al-Qur’an, dan sifat-sifatnya  yang pertama pula yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Implikasinya, bahwa setiap saat sebelum melakukan suatu pekerjaan atau perbuatan baik, kita senantiasa harus berdzikir terlebih dahulu dengan ayat ini. Ayat yang dimaksud adalah al-Basmalah.
Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.